Dilaporkan oleh: Tim Peduli Hati Bangsa, 13 Februari 2026 Dalam sambutan pembukanya, Dr. Tereza Kasaeva (Direktur Departemen HIV, Tuberkulosis, Hepatitis, dan Infeksi Menular Seksual, WHO) menegaskan bahwa orang yang menggunakan narkoba suntik masih menghadapi risiko tinggi terhadap HIV, hepatitis virus, overdosis, dan dampak kesehatan lain yang dapat dicegah, sementara akses terhadap program jarum dan alat…
Category: HIV
Lenacapavir (LEN) termasuk dalam kelas obat antiretroviral (ARV) yang dikenal sebagai penghambat kapsid. Obat ini disetujui untuk digunakan sebagai profilaksis pra-pajanan (PrEP) untuk pencegahan HIV pada orang dewasa dan remaja dengan berat badan minimal 35 kg. Pada tahun 2025, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan penggunaan LEN sebagai pilihan bagi orang-orang yang berisiko tinggi terinfeksi HIV.LEN…
Hasil studi penilaian kelayakan, penerimaan, dan preferensi penggunaan uji mandiri multipleks (ganda dan tripel) untuk HIV, hepatitis B dan C di Kyrgyzstan dan Indonesia (studi LIVES) Pada Juni 2024 sampai dengan Januari 2025, Yayasan Peduli Hati Bangsa telah bekerja sama dengan Foundation of Innovative New Diagnostics, Swizerland, Geneva telah melaksanakan studi penilaian kelayakan, penerimaan, dan preferensi…
Juli 2023 Yayasan Peduli Hati Bangsa melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas komunitas pengguna napza termasuk perempuan dan transpuan pengguna napza untuk mengoptimalkan pencegahan, pengobatan dan perawatan virus Hepatitis. Kegiatan yang dilaksanakan di Bogor ini dihadiri oleh 17 peserta dari Womxn’s Voice dan Forum Akar Rumput Indonesia (Semua perempuan harus memiliki akses yang sama ke layanan berbasis…
TANTANGAN SAAT INI UNTUK MENCEGAH DAN MENGOBATI HIV PADA BAYI Pada tahun 2021, UNAIDS memperkirakan ada 130.000 anak yang hidup dengan HIV di kawasan Asia-Pasifik, dengan 14.000 infeksi baru terjadi melalui transmisi vertikal, yang bervariasi menurut negara (Tabel 1). Malaysia, Maladewa, Sri Lanka, dan Thailand telah memenuhi kriteria Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengeliminasi penularan…





